Monday, January 21, 2013

Foto-foto Idola Cilik 4














Biodata Bagas Idola Cilik 2013


Nama Lengkap   : Bagas Rahman Dwi Saputra
Nama Panggilan  : Bagas
Tanggal Lahir      : 6 Mei 2000
Agama               : Islam
Asal kota            : Palembang
Sekolah              : -SDN 156 Palembang
                            -SMPN 11 Palembang
Band                   : Vanser Kids (keyboardist)
Twitter                : @bagasrds

foto-foto bagas













sumber : disini

Monday, January 14, 2013

Pendudukan Jepang di Indonesia


PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA
Dalam catatan sejarah, pada tahun 1868, Jepang mulai tumbuh dan berkembang menjadi negara modern. Hal itu terjadi tepatnya setelah Restorasi Meiji. Pada tahun 1867, Pangeran Matsuhito dinobatkan sebagai kaisar Jepang dan bergelar Meiji Tenno (1867-1912). Kaisar Meiji merupakan motor penggerak pembaruan negara Jepang dalam segala bidang. Pembaruan itu berhasil dengan sangat menakjubkan. Dalam melaksanakan pembaruan-pembaruan, agar setara dengan Negara-negara barat pemerintahan Meiji memerlukan pengetahuan teknik Barat dengan melaksanakan kebijakan-kebijakan sebagai berikut :
·        Banyak ahli-ahli Barat didatangkan ke Jepang dengan gaji besar. Teknologi yang diserap disesuaikan dengan kondisi atau keperluan bangsa Jepang.
·        Meletakkan dasar-dasar untuk pembangunan perindustrian modern.
·        Pemerintah dimodernisasi dengan mengambil model Barat abad ke-19. Kementrian kementerian dibentuk, misalnya: kementerian keuangan, kementerian angkatan darat, kementerian angkatan laut, dan kementerian pendidikan umum.
·        Sistem peradilan dan hukum yang modern mengikuti model Perancis dan Jerman.
·        Jepang menciptakan sistem perbankan, jaringan telegraf dan jalan kereta api mulai dibangun.

Dalam waktu kira-kira 10 tahun setelah restorasi, proses pembaruan di Jepang telah berjalan dengan pesat. Kesuksesan khususnya dalam bidang industri inilah yang mendorong Jepang menjadi negara imperialis, karena tuntutan mendasar untuk memenuhi kebutuhan akan bahan mentah dan pemasaran hasil industrinya. Faktor lain yang ikut mendorong Jepang menjalankan politik imperialisme adalah: Ajaran Hokho-Ichiu dalam Shintoisme yang mengajarkan tentang kesatuan keluarga umat manusia. ( ini alasan idiil ) Sebagai bangsa yang telah maju, Jepang mempunyai kewajiban untuk mempersatukan dan memajukan bangsabangsa di dunia.
Kedatangan Jepang di Indonesia

Pada tanggal 8 Maret 1942, Jenderal Tjarda van Starkenborgh Stachouwer (Gubernur Jenderal Belanda), Letnan Jenderal Ter Poorten (Panglima tentara Hindia Belanda), serta pejabat tinggi militer dan seorang penerjemah pergi ke Kalijati. Dari pihak Jepang hadir Letnan Jenderal Imamura. Dalam pertemuan itu, Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang. Dengan demikian, secara resmi masa penjajahan Belanda di Indonesia berakhir. Jepang berkuasa di Indonesia. Bukan kemerdekaan dan kesejahteraan yang didapat bangsa Indonesia. Situasi penjajahan tidak berubah. Hanya kini yang menjajah Indonesia adalah Jepang.
Tujuan utama pendudukan Jepang atas Indonesia adalah:
·        Menjadikan Indonesia sebagai daerah penghasil dan penyuplai bahan mentah dan bahan baker bagi kepentingan industri Jepang.
·        Menjadikan Indonesia sebagai tempat pemasaran hasil industri Jepang. Indonesia dijadikan tempat pemasaran hasil industri Jepang karena jumlah penduduk Indonesia sangat banyak.
·        Menjadikan Indonesia sebagai tempat untuk mendapatkan tenaga buruh yang banyak dengan upah yang relatif murah.

Dengan tujuan tersebut maka Jepang harus mampu membungkus tujuan yang jelas-jelas merugikan bangsa Indonesia dengan berbagai propaganda agar diterima oleh bangsa Indonesia. Propaganda Jepang yang cukup menarik simpati rakyat Indonesia adalah sebagai berikut :
·        Jepang adalah “saudara tua” bagi bangsabangsa di Asia dan berjanji membebaskan Asia dari penindasan bangsa Barat.
·        Jepang memperkenalkan semboyan “Gerakan Tiga A”: Jepang Pemimpin Asia, Jepang Pelindung Asia, dan Jepang Cahaya Asia.
·        Jepang menjanjikan kemudahan bagi bangsa Indonesia, seperti janji menunaikan ibadah haji, menjual barang dengan harga murah.
·        Jepang memperkenankan pengibaran bendera merah putih bersama bendera Jepang Hinomaru.
·        Rakyat Indonesia boleh menyanyikan lagu “Indonesia Raya” bersama lagu kebangsaan Jepang “Kimigayo”.

Pada zaman Jepang Indonesia diperintah oleh tiga pemerintahan militer. Struktur pemerintahan militer Jepang itu adalah sebagai berikut.
·        Pemerintahan militer Angkatan Darat (Tentara Keduapuluh lima) untuk Sumatera dengan pusatnya di Bukittinggi.
·        Pemerintahan militer Angkatan Darat (Tentara Keenambelas) untuk Jawa-Madura dengan pusatnya di Jakarta.
·        Pemerintahan militer Angkatan Laut (Armada Selatan Kedua) untuk daerah Sulawesi, Kalimantan, dan Maluku dengan pusatnya di Makasar.
·        Kebijakan pemerintah Jepang di Indonesia

1. Sistem Pemerintahan Jepang di Indonesia menegakkan pemerintahan militer yang diperintah oleh Angkatan Darat dan Angkatan Laut.

2. Mendirikan beberapa organisasi dan perkumpulan. Organisasi dan perkumpulan yang didirikan pemerintah Jepang di antaranya adalah : Gerakan Tiga A, Putera, Jawa Hokokai, MIAI dan Masyumi.
Gerakan Tiga A Gerakan Tiga A didirikan pada bulan April 1942. Kantor propaganda Jepang mendirikan Gerakan ini dengan semboyannya: Nippon Pemimpin Asia, Nippon Pelindung Asia, dan Nippon Cahaya Asia.
Pusat Tenaga Rakyat (Putera) dibentuk untuk mengganti Gerakan Tiga A. Gerakan yang didirikan pada tanggal 1 Maret 1943 ini dipimpin oleh empat serangkai, yakni ( Soekarno, Mohammad Hatta, K.H. Mas Mansyur, dan Ki Hajar Dewantara.) Bagi Jepang, Putera dibentuk dengan tujuan untuk memusatkan seluruh kekuatan masyarakat demi membantu usaha Jepang.
Jawa Hokokai Pada tahun 1944, Panglima Tentara Jepang di Jawa menyatakan berdirinya Jawa Hokokai (Gerakan Kebaktian Jawa). Organisasi ini dibentuk karena semakin menghebatnya perang di Asia dan Pasifik. Kebaktian itu memiliki tiga dasar, yaitu: mengorbankan diri, mempertebal persaudaraan, dan melaksanakan tugas untuk Jepang.
MIAI adalah singkatan dari Majelis Islam A’la Indonesia. MIAI secara resmi didirikan pada tahun 1937 di Surabaya. Pemimpin MIAI pertama adalah K.H. Mas Mansyur dan Wondoamiseno.

3. Pengerahan pemuda : Jepang menyadari perlunya bantuan penduduk setempat dalam rangka mempertahankan kedudukannya di kawasan Asia. Pada bulan April 1943, pemerintah militer Jepang secara intensif mulai mengorganisir barisan pemuda. Barisan pemuda ini berciri semi militer maupun militer. Tujuan Jepang adalah untuk mendidik dan melatih para pemuda agar mampu mempertahankan tanah air Indonesia dari serangan pasukan Sekutu. Berbagai barisan pemuda yang berbentuk semi militer, antara lain Seinendan, Fujinkai, dan Keibodan.
·        Seinendan : adalah organisasi barisan pemuda yang dibentuk tanggal 9 Maret 1943. Tujuannya adalah mendidik dan melatih para pemuda agar dapat mempertahankan tanah airnya dengan kekuatan sendiri.
·        Fujinkai : Organisasi ini menghimpun kaum wanita untuk diberi latihan-latihan militer.
·        Keibodan adalah organisasi barisan pembantu polisi.

Organisasi militer bentukan Jepang, yang termasuk ke dalam organisasi militer bentukan Jepang adalah Heiho dan Peta.
Heiho adalah organisasi prajurit pembantu Jepang. Heiho dibentuk pada bulan April 1943. Organisasi ini memberi kesempatan kepada pemuda Indonesia untuk menjadi prajurit Jepang (baik angkatan darat maupun angkatan laut).
PETA (Pembela Tanah Air) didirikan pada tanggal 3 Oktober 1945. Pembentukan PETA ini juga sesuai dengan tuntutan perang yang semakin mendesak.

4. Pengerahan tenaga kerja Jepang juga membutuhkan bantuan tenaga untuk membangun sarana pendukung perang, antara lain kubu pertahanan, jalan raya, rel kereta api, jembatan, dan lapangan udara. Oleh karena itu, Jepang membutuhkan banyak tenaga kerja. Pengerahan tenaga kerja itu disebut romusha.
5. Eksploitasi sumber kekayaan : yang dilakukan pemerintah pendudukan Jepang adalah:
menyita perkebunan-perkebunan milik Belanda dan berbagai fasilitas vital lainnya, seperti perusahaan listrik, telekomunikasi, transportasi, dan lain-lain.
rakyat dipaksa untuk bekerja di perkebunan yang memberikan hasil bumi menguntungkan demi membiayai perang.
Rakyat juga diwajibkan menyetor padi, jagung, dan ternak dalam jumlah besar, demi memenuhi kebutuhan logistik di medan perang
Menanam pohon jarak untuk diambil minyaknya dan diproduksi sebagai pelumas mesin-mesin perang.

Pengertian, Dampak, dan Upaya Mengatasi Pengangguran


Pengangguran

Pengertian
Pengangguran atau tuna karya adalah orang yang sama sekali tidak bekerja dan yang sedang mencari pekerjaan.
·        Macam-macam Pengangguran    :
1.      Menurut Sifatnya
a)      Pengangguran terbuka (Open Unemployment) : Mereka yang sama sekali tidak bekerja.
b)      Setengah menganggur (Under Unemployment)       : Bekerja tidak optimum dilihat dari waktunya yaitu apabila kurang dari 35 jam per minggu.
c)      Pengangguran terselubung (Disguissed Unemployment) : Tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena suatu alasan tertentu.

2.      Menurut Penyebabnya
a)      Pengangguran Konjungtural (cycle unemployment) : Terjadi karena ketidakstabilan keadaan perekonomian suatu negara.
b)      Pengangguran Struktural (structural unemployment): Terjadi karena perubahan struktur perekonomian suatu negara.
c)      Pengangguran Friksional (frictional unemployment): Terjadi karena kesulitan mempertemukan pencari pekerja dan lowongan yang ada.
d)      Pengangguran musiman (seasonal unemployment) : Terjadi karena adanya fluktuasi kegiaan ekonomi jangka pendek yang menyebabkan seseorang harus menganggur.

Sebab-sebab

Pada umumnya, pengangguran disebabkan oleh jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada dan yang mampu menyerapnya. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah sosial lainnya.
Tingkat pengangguran dapat dihitung dengan cara membandingkan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang dinyatakan dalam persen. Ketiadaan pendapatan menyebabkan penganggur harus mengurangi pengeluaran konsumsinya yang kemudian akan menyebabkan menurunnya tingkat kemakmuran dan kesejahteraan dalam keluarga maupun masyarakat. Pengangguran secara terus-menerus dapat menimbulkan efek psikologis yang buruk terhadap penganggur tersebut dan keluarganya. Tingkat pengangguran yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan kekacauan politik, keamanan dan sosial sehingga mengganggu pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. Akibat jangka panjang adalah menurunnya GNP dan pendapatan per kapita suatu negara.

Dampak Pengangguran

Tingkat pengangguran yang tinggi dapat membawa berbagai dampak pada proses pembangunan ekonomi. Agar tidak terus berlanjut, pemerintah harus mengatasi masalah pengangguran, karena masalah pengangguran adalah masalah yang sangat vital dan sensitif bagi kestabilan ekonomi dan keamanan suatu negara. Pengangguran dapat membawa dampak yang sangat berbahaya jika tidak segera diatasi. Pengangguran berdampak dalam bidang ekonomi, sosial, maupun secara individual pada pelaku pengangguran itu sendiri. Diantara dampak pengangguran tersebut antara lain:
  • ·        Penurunan permintaan agregat
  • ·        Penurunan penawaran agregat
  • ·        Penurunan tingkat upah
  • ·        Penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat
  • ·        Penurunan tingkat investasi
  • ·        Penurunan penerimaan pajak
  • ·        Munculnya sektor informal
  • ·        Menimbulkan masalah sosial
  • ·        Penurunan potensi dan produktivitas individu

Upaya Mengatasi Pengangguran
Dampak dari pengangguran akan terus meluas jika tidak segera diatasi. Berikut ini beberapa upaya untuk mengatasi pengangguran :
  1. ·        Memperluas kesempatan kerja
  2. ·        Menurunkan jumlah angkatan kerja
  3. ·        Peningkatan kualitas tenaga kerja
Demikian pembahasan mengenai pengertian, dampak, dan upaya mengatasi pengangguran. Semoga bermanfaat untuk mengerjakan tugas / PR sekolah anda :)

Syarat-syarat Berdirinya Suatu Negara


Suatu negara dinyatakan sah berdiri sebagai suatu negara yang berdaulat, jika memenuhi minimal 4 unsur, berikut syarat-syarat berdirinya suatu negara:

a. Rakyat. 
Dalam suatu negara mutlak harus ada rakyatnya. Rakyat yaitu sekumpulan manusia yang dipersatukan oleh suatu perasaan dan bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu.Rakyat merupakan unsur yang utama berdirinya suatu negara, karena rakyatlah yang pertama memiliki kehendak untuk mendirikan negara, melindunginya serta mempertahankan kelangsungan berdirinya negara.

b. Wilayah.
Wilayah dalam suatu negara adalah tempat bagi rakyat untuk menjalani kehidupannya. Bagi pemerintah merupakan tempat untuk mengatur dan menjalankan pemerintahan. Wilayah suatu negara terdiri dari wilayah darat, laut, udara dan dasar laut dan tanah dibawahnya.

c. Pemerintahan yang berdaulat. 
Pemerintahan dalam arti luas yaitu seluruh lembaga negara yang terdiri dari lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Pemerintahan dalam arti sempit yaitu kekuasaan eksekutif yang terdiri dari presiden, wakil presiden dan menteri-menteri. Pemerintah yang berdaulat yaitu pemerintah yang syah yang diberi wewenang oleh rakyat sebagai pemegang kedaulatan berdasarkan undang-undang.

d. Pengakuan dari negara lain. 
Suatu negara syah berdiri manakala ada pengakuan dari negara lain, baik secara de facto maupun secara de yure. Pengakuan secara nyata (de facto) memang telah berdiri, mendapat banyak dukungan dari negara internasional. Pengakuan
secara de yure maknanya secara hukum international telah memenuhi syarat untuk berdiri sebuah negara.
Misalnya Negara Republik Indonesia secara defacto telah berdiri sejak tanggal 17 Agustus 1945, sedangkan secara de yure berdiri sejak taggal 18 Agustus 1945.


Demikianlah pembahasan mengenai syarat-syarat berdirinya negara, atau syarat sah negara berdiri. 

sumber : lihat disini



Friday, August 10, 2012

Cerbung - Berawal Dari Mimpi #part1

Saat sang surya telah menyapa dibalik tirai putih jendela kamarku. Ayam berkokok dengan merdunya. Jam alarm yang berdering terdengar keras di telinga kiriku.
Ku terbangun.... Lalu aku melihat ke arah jam, dan saat itu telah menunjukan pukul tujuh kurang lima belas menit. Aku pun bergegas lari ke kamar mandi dan memakai seragam. Kemudian berangkat sekolah dengan sepedaku yang sudah bertahun-tahun tak pernah diperbaiki. Tanpa berpamitan orangtua dan sarapan pagi. Tak peduli jika mag ku kambuh lagi. Ku berangkat sekolah...

Namaku Luna, aku tinggal bersama ayah, bunda, dan kakak laki-lakiku yang kini bekerja di kota. Aku duduk di bangku kelas 3 SMP. Latar belakang ekonomi keluargaku saat ini pas-pas an. Dan aku berusaha untuk bekerja mencari uang tambahan untuk membiayai hidupku sendiri karena aku tidak mau merepotkan orangtua.
'
'
'
'
'
'
'
'
'
'
'
'
'
'
Nah gimana, pendapat kalian?? Bagus nggak ceritanya?? Hehe..namanya aja belum selesai bikinnya. Itu baru     pembukaan dulu. Ntar yang lain aku sambung...Namanya aja cerbung, ya pasti disambung.. :D
Mohon saran n kritiknya, dan tentu masih belum sempurna krn aku juga lg belajar bikin cerbung, so maklum lah kalau hasil karya ku ini jelek, gak nyambung atau gimana lah..hehe

Tunggu next part yaa ;) oke....

Monday, April 23, 2012

Bunyi ( Musik )

Bunyi : Berasal dari benda yang bergetar

Ada dua macam getaran yaitu :

  1. Teratur ( tones )
  2. Tidak teratur ( noise )
Getaran yang dapat di dengar oleh manusia berkisar antara 20-20.000 Hz

Sifat dasar nada :
  • Pola titinada ( pitch )
  • Durasi ( duration )
  • Intensitas ( intensity )
  • Warna nada ( timbre )

Pengelompokkan Instrumen Musik

Berdasarkan sumber bunyi :

Senar yang bergetar ( vibrating strings )

Chordophone : instrumen yang sumber bunyinya adalah senar atau dawai.

Cara memainkannya :

- Bowed Instrument ( instrumen gesek )
Contoh : biola, biola alto, cello, dan kontrabass
- Plucked Instrument ( instrumen petik )
Contoh : gitar, banjo, lute, dan mandolin
- Struck String Instrument ( instrumen pukul )
Contoh : cimbalon, piano, dan clavichord

Kolom udara yang bergetar ( vibrating air columns )

Aerophone : instrumen yang sumber bunyinya adalah udara

Dikelompokkan menjadi :
  1. Wood wind instrument ( instrumen tiup kayu )
  2. Brass wind instrument ( instrumen tiup logam )
Sumber Getarannya :

Edge Tone :  flute, piccolo
Single Reed : saxophone, clarinet
Double Reed : oboe, basson


Batangan, lempengan, dan membran yang bergetar ( vibrating bars, plates, and membranes )

Idiophone : instrumen yang sumber bunyinya adalah alat itu sendiri
Membranophone : instrumen yang sumber bunyinya berasal dari membran

Dikelompokkan menjadi dua, yaitu :
  1. Perkusi Bernada = Xylophone, Marimba, Vibraphone, Celesta, Bells, Chimes, dan Timpani
  2. Perkusi Tak Bernada = Drum (set), Tambourine, Marakas, Triangle, Castagnet, Cymbals, Ringbells, Guiro, Cabassa, dsb

Pengalaman Apply Kerja di salah satu startup logistic di Indonesia

  As a result, we have decided to pursue other candidates who more closely fit our needs Itu adalah kalimat yang masuk ke emailku hari ini w...