Senin, 14 Januari 2013

Artikel Pengangguran


Pengangguran

Pengertian
Pengangguran atau tuna karya adalah orang yang sama sekali tidak bekerja dan yang sedang mencari pekerjaan.
·        Macam-macam Pengangguran    :
1.      Menurut Sifatnya
a)      Pengangguran terbuka (Open Unemployment) : Mereka yang sama sekali tidak bekerja.
b)      Setengah menganggur (Under Unemployment)       : Bekerja tidak optimum dilihat dari waktunya yaitu apabila kurang dari 35 jam per minggu.
c)      Pengangguran terselubung (Disguissed Unemployment) : Tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena suatu alasan tertentu.

2.      Menurut Penyebabnya
a)      Pengangguran Konjungtural (cycle unemployment) : Terjadi karena ketidakstabilan keadaan perekonomian suatu negara.
b)      Pengangguran Struktural (structural unemployment): Terjadi karena perubahan struktur perekonomian suatu negara.
c)      Pengangguran Friksional (frictional unemployment): Terjadi karena kesulitan mempertemukan pencari pekerja dan lowongan yang ada.
d)      Pengangguran musiman (seasonal unemployment) : Terjadi karena adanya fluktuasi kegiaan ekonomi jangka pendek yang menyebabkan seseorang harus menganggur.

Sebab-sebab

Pada umumnya, pengangguran disebabkan oleh jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada dan yang mampu menyerapnya. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah sosial lainnya.
Tingkat pengangguran dapat dihitung dengan cara membandingkan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang dinyatakan dalam persen. Ketiadaan pendapatan menyebabkan penganggur harus mengurangi pengeluaran konsumsinya yang kemudian akan menyebabkan menurunnya tingkat kemakmuran dan kesejahteraan dalam keluarga maupun masyarakat. Pengangguran secara terus-menerus dapat menimbulkan efek psikologis yang buruk terhadap penganggur tersebut dan keluarganya. Tingkat pengangguran yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan kekacauan politik, keamanan dan sosial sehingga mengganggu pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. Akibat jangka panjang adalah menurunnya GNP dan pendapatan per kapita suatu negara.

Dampak Pengangguran

Tingkat pengangguran yang tinggi dapat membawa berbagai dampak pada proses pembangunan ekonomi. Agar tidak terus berlanjut, pemerintah harus mengatasi masalah pengangguran, karena masalah pengangguran adalah masalah yang sangat vital dan sensitif bagi kestabilan ekonomi dan keamanan suatu negara. Pengangguran dapat membawa dampak yang sangat berbahaya jika tidak segera diatasi. Pengangguran berdampak dalam bidang ekonomi, sosial, maupun secara individual pada pelaku pengangguran itu sendiri. Diantara dampak pengangguran tersebut antara lain:
  • ·        Penurunan permintaan agregat
  • ·        Penurunan penawaran agregat
  • ·        Penurunan tingkat upah
  • ·        Penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat
  • ·        Penurunan tingkat investasi
  • ·        Penurunan penerimaan pajak
  • ·        Munculnya sektor informal
  • ·        Menimbulkan masalah sosial
  • ·        Penurunan potensi dan produktivitas individu

Upaya Mengatasi Pengangguran
Dampak dari pengangguran akan terus meluas jika tidak segera diatasi. Berikut ini beberapa upaya untuk mengatasi pengangguran :
  1. ·        Memperluas kesempatan kerja
  2. ·        Menurunkan jumlah angkatan kerja
  3. ·        Peningkatan kualitas tenaga kerja